Geliat UMKM di Kuningan, Bangkitnya Ekonomi Ditengah Pandemi

Pewarta : Adam Gumelar | Editor : Nurul Ikhsan

Fajarkuningan.com - Dunia usaha khususnya di sektor UMKM di Kabupaten Kuningan terus bergeliat. Walau masih ditengah masa pandemi, namun usaha rumahan seperti usaha kuliner kembali bangkit dan menunjukkan pertumbuhan positif. Bangkitnya UMKM tentunya didukung dengan masih terbukanya permintaan pasar lokal maupun permintaan pasar di luar wilayah Kuningan, serta mulai membaiknya perekonomian.

Pemerintah Kabupaten Kuningan pun terus mendorong pertumbuhan UMKM, salah satunya dengan menyediakan ruang promosi dan berdagang untuk pelaku usaha kuliner di Taman Kota yang baru saja diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, Minggu (30/1/2022) lalu. Bahkan Kang Emil, sapaan akrab orang nomor satu di Jawa Barat ini menyempatkan meninjau langsung area food court di Tamkot Kuningan.

Salah satu pelaku usaha yang menggeluti usaha kuliner adalah Ibu Mia Sumiati. Saat ditemui Jurnalis Fajarkuningan.com dari Kantor Berita Kuningan, Mia menuturkan, ia bersyukur dan berterima kasih dirinya dan pedagang lain bisa memasarkan produk kulinernya di Tamkot. Menurut Mia, sapaan akrbanya, dengan diresmikannya taman kota membawa dampak positif bagi pelaku UMKM seperti dirinya.

Pelaku usaha yang menggeluti usaha kuliner, Ibu Mia Sumiati. FOTO: Fajarkuningan/Ist

“Alhamdulilah  dengan diresmikanya taman kota Kuningan bisa membawa dampak positif bagi pelaku usaha UMKM untuk memasarkan produk makanan, minuman dan produk lainnya,” ungkap Mia yang saat ini tinggal di Desa Ciniru RT 002 RW 03, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan.

Mia sendiri memproduksi minuman dalam kemasan botol dengan nama merek dagang L25 TM. Produk minuman yang kaya manfaat ini telah cukup dikenal dengan pemasaran yang terus meluas khususnya di wilayah Kabupaten Kuningan.

Salah satu produk minuman dalam kemasan botol yang di produksi oleh Ibu Mia Sumiati. FOTO: Fajarkuningan/Ist

Mia berharap, disediakannya tempat untuk berdagang di food court Tamkot ia bersama pelaku uasaha UMKM lainnya bisa memasarkan produk yang sebagian besar di produksi sendiri, seperti berbagai jenis minuman dan makanan. Menurut Mia, jika UMKM tumbuh tentunya bisa ikut berkontribusi mendorong perekonomian di Kabupaten Kuningan.

“Diresmikannya taman kota dengan wajah baru, berharap kedepanya produk makanan dan minuman yang saya produksi bisa berkembang dan dikenal masyarakat luas, sehingga produk UMKM kami bisa turut mendorong perekonomian di Kabupaten Kuningan,” pungkas wanita berjilbab kelahiran Desa Ciharendong, Kelurahan Cigintung, Kabupaten Kuningan.

By Adam Gumelar

Aktivis lingkungan hidup ini terus bergerak untuk mencipta perubahan, untuk semesta alam tak rusak. Hobinya menanam pohon. Katanya, ia akan berhenti bergerak kalau teringat aroma kopi. Ya, Adam penikmat kopi sejati. Bergabung di Kantor Berita Kuningan (KBK) kata Adam seperti berada bangku sekolah yang tugasnya belajar, menulis dan dilatih peka. Selain memperkuat redaksi, cowok gede heureuy asal desa Puncak, Cigugur ini juga bergabung di Yayasan Wahana Mangrove Indonesia (WAHMI) dan Teman Sejalan Green Backpacker.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Menarik Lainnya