Dihadiri Bupati, Wisuda Tahfidz MI PUI Kuningan Ciptakan Generasi Qur’ani

Pewarta : Jamaludin Al Afghani | Editor : Nurul Ikhsan

Fajarkuningan.com, Kuningan – Bupati Kuningan H. Acep Purnama menghadiri Wisuda Tahfidz Angkatan Ke-4 Madrasah Ibtidaiyah (MI) PUI Kuningan, sekaligus santunan anak yatim, bertempat di lingkungan sekolah MI PUI Kuningan, Rabu, (2/2/2022).

Acara wisuda mengusung tema Menyiapkan Generasi Qur’ani Menyongsong Masa Depan Gemilang tersebut juga dihadiri oleh Kasi Penmad Kementerian Agama Kabupaten Kuningan H. Nurdin, Kabag Kesra Setda Kuningan, H. Nunung Nurjati, Ketua Pimpinan Daerah PUI Kabupaten Kuningan, Dr. H.  Toto Toharudin, Pengawas Madrasah, Tokoh masyarakat, para alumnus MI PUI Kuningan, orang tua dari wisudawan dan wisudawati serta para kepala TK/RA.

Bupaati Acep Purnama berfoto bersam dengan wisudawan/wisudawati Tahfidz MI PUI Kuningan. FOTO: Fajarkuningan/Diskominfo

BACA JUGA : Wabup Ridho Dorong Karang Taruna Atasi Masalah Sosial di Masyarakat

“Selamat kepada yang telah lulus dan akan di wisuda serta yang telah mengikuti kegiatan ini, jangan jadikan ini sebagai akhir proses belajar, tetapi harus dijadikan sebagai langkah awal untuk terus belajar dan belajar. Sesuai pesan agama bahwa mencari ilmu harus berlangsung selama hayat dikandung badan,” ujar Bupati Acep.

Bupati juga menyampaikan, langkah pembinaan terhadap Penghafalan Al-Qur’an merupakan hal yang sangat positif dan bernilai kemuliaan, karena pemahaman dan penghafalan terhadap Al-qur’an akan menjadi pendorong sekaligus bekal berharga bagi umat untuk mengenal lebih jauh isi dan kandungan Al Qur’an, selanjutnya akan membimbing manusia kepada jalan kebenaran yang diridhoi Allah SWT.

“Kegiatan menghafal Al-Qur’an merupakan hal yang harus dipupuk sejak awal, selain baca dan tulis Al-Qur’an, kita berharap pertumbuhan generasi muda dapat dibarengi dengan penanaman memori kerohanian untuk mengenal ajaran tauhid, sehingga dapat membentengi dari pengaruh-pengaruh akulturasi budaya yang sangat mungkin merugikan kualitas pertumbuhan jiwa dan kepribadian anak,” ujar Bupati.

Dikatakan Bupati, pentingnya mempelajari ilmu bagi setiap umat muslim utamanya ilmu agama. Menurutnya Ilmu agama merupakan dasar atau pedoman bagi setiap individu untuk menjalankan roda kehidupan di dunia maupun nantinya di akhirat. Jadi, berusaha mempelajari ilmu agama hukumnya fardhu ain atau wajib untuk dikerjakan.

Ditempat yang sama dikatakan Opik Taufik Hidayat, selaku ketua panitia mengungkapkan, wisuda Juz 29-30, tahun ini merupakan wisuda angkatan ke-4 dari wisuda tahfidz sebanyak 130 anak di wisuda tahun ini.

Kepala MI PUI Otong Nuryamin, mengungkapkan dengan adanya program unggulan tahfidz Qur’an di MI PUI Kuningan dapat meningkatkan kualitas siswa siswinya sehingga dapat dirasakan oleh para orang tua wali murid yang sudah memberikan kepercayaan untuk menyekolahkan anaknya di sekolah MI PUI Kuningan.

Hal senada disampaikan Ketua PD PUI Kabupoaten Kuningan Dr. H. Toto Toharudin. Dalam sambutannya mengatakan, esensi dari pendidikan di sekolah bukan hanya dari segi kognitifnya saja yang lebih penting adalah proses penerapan akhlak, anak tidak hanya menghafal dari ayat per ayat tetapi anak harus bisa menerapkan isi dari kandungan dari ayat tersebut dalam kehidupan sehari-hari. ***

By Jamaludin Al Afghani

Ketua Karang Taruna Desa Galaherang, Kecamatan Maleber ini gandrung dengan kegiatan alam bebas. Mendaki gunung, berkemah dan menjelajah desa-desa menjadi hobinya sejak lama. Mahasiswa Pascasarjana Universitas Kuningan ini juga tertarik dengan isu-isu lingkungan hidup, selain isu-isu humaniora. Katanya, ia bangga menjadi orang desa yang ingin desanya maju, pemudanya berdaya, dan rakyatnya sejahtera. Gani bisa diintip aktivitasnya di instagram @afghani94.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Menarik Lainnya