TK Al Maqofa Kenalkan ke Siswa Didik Peternakan Sapi Perah dan Perkebunan Sayur

Pewarta : Nurul Ikhsan | Editor : Jamaludin Al Afghani

Fajarkuningan.com, Cigugur – Staf pengajar di sekolah TK Al Maqofa mengajak puluhan siswa didiknya didampingi orang tua siswa melihat dari dekat peternakan sapi perah dan perkebunan sayur di Kampung Mulyaasih, Desa Puncak, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, Senin (20/12/2021).

Edutrip siswa sekolah TK Al Maqofa yang terletak di Desa Galaherang, Kecamatan Maleber, menurut Imas Masturoh, SE, S.Pd, selaku kepala sekolah mengatakan, tujuan kunjungan siswa asuhnya tersebut untuk mengetahui bagaimana proses pemerahan susu sapi, dan mengenal berbagai jenis sayuran yang ditanam oleh petani.

Dalam edutrip siswa mendapat pengetahuan dan mempraktekan langsung memeras susu sapi. FOTO: Fajarkuningan/N. Ikhsan

“Edutrip ini bagian dari program pembelajaran di sekolah TK Al Maqofa. Konsepnya berwisata, belajar sambil bermain. Keingintahuan anak-anak pasti besar, apalagi mereka bersemangat ingin melihat dan mempraktekkan langsung bagaimana merasakan sendiri memerah susu sapi. Melalui edutrip, anak-anak bersukacita dan mendapatkan pengalaman baru,” tutur Imas kepada Fajarkuningan dari Kantor Berita Kuningan.

Sekolah TK Al Maqofa yang dinaungi Yayasan Kyai Ali tersebut sangat rutin membuat program edutrip tematik. Selain memperkenalkan peternakan dan perkebunan, siswa juga diajak mengenal dan mengunjungi Kantor Pos, Kantor Pemadam Kebakaran, dan Kantor Perbankan.

Dijelaskan Imas, secara periodik siswa didik juga diajak belajar di luar ruang kelas (outdoor) dengan mengajak mengenal sawah dan belajar di sawah, menjelajah bukit, dan mengenal daerah aliran sungai. TK Al Maqofa juga secara rutin menggelar Market Day, yaitu mengajak siswa ke pasar, dan membuat lapak jajanan dan prakarya siswa di halaman sekolah.

“Dunia anak adalah dunia bermain. Kami juga menerapkan pembelajaran lingkungan hidup dan bersosial. Ternyata konsep pembelajaran tematik ini sangat efektif dan sangat diminati siswa didik kami disetiap angkatan,” ujarnya.

Ditambahkan Imas, selain program edutrip, setiap hari Minggu pagi, selama dua jam siswa asuhnya belajar bahasa Inggris di Kelas Alam Rintisan Kampung Inggris (RKI) di Desa Galaherang.

“Alhamdulillah siswa kami juga senang ikut belajar bahasa Inggris di kelas alam Rintisan Kampung Inggris. Selain mengenalkan sejak dini dasar-dasar bahasa Inggris, setidaknya bisa mengurangi waktu anak yang biasanya di hari libur selalu bermain handphone. Program kegiatan belajar mengajar di TK Al Maqofa kami terapkan secara proporsional dan selalu dengan pendampingan dari staf pengajar dan fasilitator di RKI,” pungkasnya.

By Nurul Ikhsan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Menarik Lainnya